Game simulasi membangun kota TheoTown mendadak ramai dimainkan oleh masyarakat Indonesia pada awal 2026. Lonjakan pemain terjadi dalam waktu singkat dan membuat server game kewalahan. Akibatnya, pengembang sempat menerapkan pembatasan login sementara agar sistem tetap stabil dan bisa digunakan oleh pemain yang sudah masuk lebih dulu.
Pembatasan login ini dirasakan oleh banyak pemain Indonesia, terutama pengguna Android. Pada jam-jam tertentu, pemain tidak bisa masuk ke dalam game meski aplikasi berjalan normal dan koneksi internet tidak bermasalah. Kondisi ini sempat membuat sebagian pemain mengira game mengalami gangguan teknis atau error di perangkat mereka.
Pengembang TheoTown, Lobby Divinus, kemudian memberikan penjelasan. Mereka menyebut pembatasan dilakukan karena jumlah pemain yang masuk secara bersamaan meningkat drastis. Sistem server menerima lonjakan permintaan login dalam waktu singkat dan melebihi kapasitas normal. Jika tidak dibatasi, kondisi ini berisiko menyebabkan gangguan yang lebih besar dan bisa berdampak pada seluruh pemain.
Dalam komunikasi resminya, pengembang mengakui bahwa lonjakan pemain dari Indonesia termasuk yang terbesar sejak TheoTown dirilis pada 2019. Pertumbuhan pemain dinilai tidak biasa karena terjadi sangat cepat dan berasal dari satu negara. Indonesia menjadi salah satu penyumbang pemain baru terbanyak dalam periode tersebut.
Ramainya TheoTown di Indonesia tidak terjadi secara tiba-tiba. Popularitas game ini melonjak setelah ramai dibahas di media sosial dan platform streaming. Salah satu pemicu utamanya adalah konten live streaming dari Windah Basudara, yang memainkan TheoTown di hadapan ratusan ribu penonton.
Melalui siaran tersebut, penonton diperlihatkan cara bermain TheoTown dari awal. Mulai dari membangun jalan, menata kawasan perumahan, hingga mengelola keuangan kota. Gaya penyampaian yang santai dan mudah dipahami membuat banyak penonton merasa game ini tidak rumit. Banyak yang tertarik karena gameplay terlihat sederhana, tetapi tetap menantang.
Setelah tayangan tersebut ramai dibicarakan, banyak penonton langsung mengunduh TheoTown. Dalam waktu singkat, jumlah pemain baru meningkat tajam. Media sosial pun dipenuhi unggahan tangkapan layar kota buatan pemain Indonesia. Diskusi ringan soal desain kota, tips mengatur pajak, hingga cara menghindari kemacetan menjadi topik yang sering muncul.
TheoTown sendiri adalah game simulasi membangun dan mengelola kota. Pemain berperan sebagai wali kota yang bertanggung jawab atas seluruh aspek kota. Pemain harus membangun kawasan perumahan, industri, dan bisnis, sekaligus memastikan infrastruktur seperti jalan, listrik, air, dan transportasi umum tersedia dengan baik.
Selain itu, pemain juga harus mengelola layanan publik. Sekolah, rumah sakit, kantor polisi, dan pemadam kebakaran menjadi bagian penting agar kota bisa berkembang dengan stabil. Jika layanan publik kurang memadai, kepuasan warga akan menurun dan pertumbuhan kota bisa terhambat.
Walau tampil dengan grafis pixel-art yang sederhana, TheoTown memiliki sistem permainan yang cukup dalam. Pemain harus mengatur anggaran kota dengan cermat. Pengeluaran yang terlalu besar atau pajak yang terlalu tinggi bisa menyebabkan masalah keuangan. Sebaliknya, pengelolaan yang seimbang akan membuat kota tumbuh dan penduduk bertambah.
Salah satu alasan TheoTown mudah diterima oleh pemain Indonesia adalah karena gaya bermainnya terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Banyak pemain membangun kota dengan kondisi yang mirip kota-kota di Indonesia. Permukiman padat, jalan sempit, kawasan campuran antara rumah dan toko, hingga pasar tradisional sering muncul dalam kota buatan pemain lokal.
Pendekatan ini membuat TheoTown terasa lebih realistis dan mudah dipahami oleh masyarakat umum. Pemain tidak harus mengikuti tata kota ideal. Mereka bebas membangun kota sesuai imajinasi dan pengalaman masing-masing. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain baru yang tidak terbiasa dengan game simulasi kompleks.
Komunitas pemain Indonesia juga berperan besar dalam menjaga antusiasme. Sejumlah pemain membuat plugin dan mod bertema lokal. Bangunan khas daerah, masjid, terminal bus, hingga fasilitas umum buatan komunitas banyak digunakan oleh pemain lain. Konten lokal ini membuat pengalaman bermain semakin beragam dan relevan.
Di tengah lonjakan pemain, pembatasan login sempat menimbulkan keluhan. Namun pengembang menegaskan bahwa langkah tersebut hanya bersifat sementara. Untuk mengatasi masalah, Lobby Divinus menambah kapasitas server dan melakukan penyesuaian sistem agar mampu menampung lebih banyak pemain.
Setelah penambahan server dilakukan, pembatasan login mulai dilonggarkan. Saat ini, pemain sudah bisa masuk ke dalam game tanpa kendala berarti. Pengembang juga menyatakan akan terus memantau aktivitas pemain, khususnya dari Indonesia, untuk mencegah masalah serupa terulang.
Fenomena TheoTown di Indonesia menunjukkan bagaimana pengaruh konten digital dapat menghidupkan kembali sebuah game lama. Dalam waktu singkat, TheoTown berubah dari game simulasi yang relatif sepi menjadi ramai dimainkan. Bagi pengembang dan industri game, peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang kesiapan server di era viral, ketika satu konten bisa mendatangkan lonjakan pemain dalam jumlah besar secara tiba-tiba.
